Tuesday, March 20, 2007

[CERITA2] : Welcome Back........!


Selamat kembali ke pekerjaan :( :( :(
Itu artinya, bisa dapat gaji lagi :) :) :)
Ada berita buruk :
1. Patrie keguguran

Ada berita baik :
1. Patrie punya rumah baru (keguguran gara2 sibuk ngurus pindahan :()
2. Mia Hamil
3. Gajiku naik 200rb :)
4. Imas dilamar, Horraaaaaaaaaaayyyyy......... (untuk berita selengkapanya, silakan ikuti di .......... Ntar deh dikasih tau :) :) :)

Kerjaka' dulu nah, dilemparka' nanti lap-top sama Om Andrew. Kwakakakaakaaaaaaak......

Friday, March 02, 2007

[CERITA2] : Deadline..... *o*

Berita gembira :
1. Devi melahirkan
2. Yuyun hamil
3. Mak Chu' melahirkan
4. Ketx hamil
5. Hijri mo merit
6. Patrie hamil
7. Darma merit
8. Awing merit
9. Rita hamil

Saya???? Saya????? Apa???? Umur sudah 300 bulan, udah uzur, tapi belum ada tanda2 hamil, karena belum menikah :) Semoga dibukakan pintu jodohnya tahun ini. Amin. Amin.
Tapi paling tidak, berita gembira dari saya adalah, saya mau CUTI.
Horeeeeeeeee..........!

[CERITA2] : Cuti (*-*)v

Horaaaaay..............Horrayyyyyyyy.....!!!!!!!!!!!
Yippie...........Yuppieeeeee.........!!!!!!!!!!!!
Akhirnya, tiba juga hari ini, setelah saya menunggu semam satu tahun 1 minggu. C.U.T.I
Kata keramat itu akhirnya terucap juga dari bibirku ini. Oooohhhh.....sepertinya saya harus syukuran 7 hari 7 malam untuk merayakan bahwa akhirnya permohonan cutiku selama dua minggu ini dikabulkan :) yang pasti, akhirnya saya bisa lihat kota, bisa ketemu keluargaku, bisa tidur sampe iler membasahi tempat tidur, bisa baca komik sampe mataku juling, bisa nonton DVD sampe playerku berasap, bisa jalan keliling pasar, Mall, dan tempat-tempat belanja lainnya sampe otot betisku putus, bisa makan masakan mamakku yang enak sampe beratku bertambah....bertambah....dan bertambah....., bisa makan terang bulan sangir yang, "Mas, keju+coklat+kacang 12 potong yah :)", bisa ketemu teman2 sekolah dan kuliahku, bisa makan bakso sekenyang-kenyangnya di Losari, bisa makan pisang epe', bisa bikin blackforest, de-el-el...walopun, di atas semua kebahagiaan itu, saya tidak bisa ketemu cowokku. Uaaaaaaaa'....... uwaaaaaaaa'..............oeeeeeeee'.....oeeeeeeeeeeee'.......
CUTI......CUTI......CUTI........
Mari kita pulang dan menghabiskan yang telah terkumpul selama ini, hehehhee......

Friday, February 16, 2007

[PUISI] : Maaf, aku.........



Maaf, Sayang
Aku berbohong pagi kemarin
Tentang sebuah pesan singkat yang menanyakan kabarku
Yang aku katakan dari seorang teman lama
Yang benar dia adalah kekasih dulu
Yang aku tinggalkan dengan ucapan,
“Maaf, aku menginginkan seseorang yang dekat di sisiku
Bukan kau yang jauh di mata, juga telah jauh di hati”

Maaf, Sayang
Aku juga membohongimu siang kemarin
Saat sebuah pesan singkat kembali masuk
Dari dia yang sama
Menginginkan aku menemuinya
Berbagi cerita di saat makan siang di tempat yang biasa
Dan aku menyanggupi bertemu
Entah karena penasaran
Atau ada rindu
Ataukah jejak cinta itu masih ada?
Entahlah
Yang pasti aku membohongimu dengan ucapan,
“Sayang, aku mau menemani Ibu ke rumah kerabat”

Maaf, Suamiku
Sepanjang sore aku berbohong padamu
Sekelilingku serasa mati saat bertemu dengannya
Aku begitu menikmati setiap waktu bersamanya
Heran mengapa aku takut waktu beranjak petang
Dan mengharuskanku pulang ke rumah kita
Ke cintamu

Suamiku…….
Aku begitu bahagia sore ini
Bertemu dia yang telah berlalu sekian tahun di belakang
Menikmati percakapan-percakapan tentang diriku,
Tentang dirinya
Tentang kami
Dan mimpi-mimpi yang telah terkubur dalam

Waktu berputar ke belakang di sekeliling kami, Suamiku
Tidak ada yang berubah
Dan aku terkejut
Saat mendapati diriku berdoa
Agar waktu tidak cepat beranjak malam
Dan berpisah dengannya

Maaf, Suamiku
Aku berbohong malam kemarin
Saat kau bertanya,
“Sudah larut, mengapa belum pulang?”
Yang aku jawab,
“Sebentar lagi, Sayang. Aku shalat Isya di tempat kerabat”

Akhirnya, aku pamit kepadanya
Saat para hamba berhamburan keluar dari masjid sebelah
Seusai Isya malam kemarin
Tak aku biarkan dia menyalamiku
Seolah aku menginginkan ada pertemuan lagi
Tapi sesungguhnya, saat itu aku teringat padamu, Suamiku
“Kau milikku, Mima. Cuma untukku,” ucapmu suatu waktu
Dan aku tak lagi membiarkan laki-laki manapun menyentuhku
Meski itu adalah sebuah salam
Aku memang milikmu, tapi entahlah hatiku
Setidaknya saat itu

Aku beranjak pulang
Di tengah hujan
Di tengah gemuruh hatiku
Di tengah kebimbangan yang tiba-tiba merajaiku
Jiwaku membeku
Dan aku seolah tuli

Aku masih tetap juga bungkam
Saat kau mengundangku memasuki duniamu malam ini, Suamiku
Entah mengapa aku risau
Ataukah aku takut meneriakkan namanya
Saat aku tengah di ujung nikmat
Hanya karena dia memenuhi setiap sel otakku hari ini?

[PUISI] Maafkan

Maafkan, aku selingkuh sore ini sayang
Memunculkan kembali potongan-potongan nama
Yang pernah membuatku melambung tinggi
Walaupun pada akhirnya menghempaskan aku begitu hebat
Dengan luka yang tak akan hilang oleh waktu
Karena janji yang membuatku percaya

Maafkan, aku masih saja berselingkuh darimu
Dengan dia yang telah jadi miliknya
Dengan dia yang pernah membuatku tanpa tawa
Meski aku tak juga menangis
Menciptakan kebekuan yang lama
Seolah tanpa ujung
Meski memiliki pangkal yang indah

Maafkan, aku tinggal di lingkaran perselingkuhan ini
Menikmati waktu-waktu lampau
Yang telah menjadikan separuh diriku mati
Melupakan tentangmu
Dan menikmati cinta yang telah mati
Lewat lembaran-lembaran basi yang pernah dia beri untukku

Tiba-tiba aku tersadar
Seolah aku terbangun
Ah..........mengapa aku masih meminta waktu untuk diputar kembali?
Sementara dia adlah duka yang membuatku tak akan pernah bisa tertawa
Sementara kau adalah matahari
Yang tidak hanya menghangatkanku, mencerahkan hariku,
Tapi juga membuatku juga kembali bercahaya

Ah, memang
Seandainya saja
Waktu dapat diputar kembali
Aku menginginkanmu yang membuka pintu kedewasaanku
Dengan kesederhanaanmu
Dan sifat rendah hatimu

Aku tahu
Aku mencintaimu
Dan memilihmu
Adalah benar, paling tidak
Itu jauh lebih baik
Daripada aku menikahi kesombongan yang tidak bernyali
Huh! Fuck!

Wednesday, January 24, 2007

[CURHAT] : Hari Ini .........

Hari ini, teringat setahun yang lalu
Saat kau berdiri di pintu rumahku, dan bilang, "Jangan pergi jauh, Mima. Tinggal saja di sini, di hatiku"
Aku terdiam lama, menyimpan ragu
"Kau tidak pernah sanggup membuat hatiku mencinta," jawabku dalam hati
"Ya, tentu saja. jangan khawatir," seruku mantap
Dan kau pun pergi, dan berjanji akan datang lagi secepatnya, diiringi tanyaku untuk Sang Khalik,
"Yaa Allah, mengapa dia?"
Dan cerita pun bergulir.........
Hingga suatu waktu, beberapa ratus hari ke depan
"Aku mau pergi, Mima. Ada dia yang sanggup membuat kekosongan yang kau cipta di antara kita terisi oleh kehangatan ketulusannya," ucapmu
Aku hanya bisa terdiam, berucap dalam hati
"Pergilah, sebab ikatan di antara kita, tidak akan bisa membuatku menikmati senyum dari RUMAHkoe, pemilik hatiku sesungguhnya"
Aku terisak pelan, membuatmu membelai tanganku, dan berucap,
"Jangan menangis, Mima. Cinta tak harus selalu memiliki. Lupakanlah aku"
Aku memang tidak pernah mengingatmu, karena setiap inchi hatiku dipenuhi oleh senyum, tawa, cerita, dan semua tentang RUMAHkoe, si pemilik hatiku. Tidakkah kau mampu rasa????
"Aku mengerti, Sia***. Pergilah, kau pasti bahagia," kataku pelan
Dan kau pun beranjak menjauh. Aku tersenyum. Kau adalah duri di tengah cinta yang aku miliki diam-diam untuk RUMAHkoe.
Hari ini, yah...hari ini
Seperti biasa, RUMAHkoe datang menyapa
Waktu berputar cepat, tiba waktunya aku harus pamit
Kucium RUMAHkoe, sedikit di pipinya, lalu beranjak pergi
"Jangan pergi jauh, Mima. Tinggal saja di sini, di hatiku"
Aku menoleh, menggigil walau pagi tak lagi penuh embun dan kabut
Aku tidak tau harus menjawab apa
Cuma bisa menelan ludah yang tiba2 terasa pahit
Yaa Allah, semoga ini bukan pertanda

Monday, January 22, 2007

[CERITA2] : Hari Ini.........

Yang pasti, tadi pagi ketemu Ayank di depan terminal. Hui....hui.....Si Ayank memang cakep [huek....huek......]. Kemarin memang setengah hari sama Ayank. Makan duren, makan nasi udang, rambutan, huaaaaaaaaaah.........hari ful makan :)
Ayank pulang cepat karena menagntuk dan BT karena [katanya] saya sok imut nonton Eiffel.....I'm in love. Tapi di SMS ji waktu dia sampe di rumah, bilang "met bobo. tHUayank..." [nah, siapa coba yang sok imut kalo gini?]
Yang pasti weekend ditutup dengan lumayan baik, setelah 2 hari bombe'an ma Ayank :)
Yang pasti, ini hari senin dan lamaaaaa sekali untuk dapat hari Sabtu
Yang pasti, sepertinya saya keracunan durian, karena pagi ini, pening tak terkira :(
Semangat.....Semangat.........

Wednesday, January 17, 2007

[CERITA2] : Hari Ini.........

Hari ini ketemu Ayank di tempat makan siang. Ayank tambah cakep, kikikikiiiiik.......Soalnya, jarang bisa liat Ayank kalo siang, kecuali hari Minggu. AyanK makan ikan goreng, Dee juga makan ikan goreng, truz digangguin me temen2 kantor (Hah! Dasar rese'). Aiiih.....aiiih....jadinya nda bisa konsenmi di kantor gara2 teringat senyumnya Ayank (huek....huek.....palsu banget yah?! :)).
Cihuuuuyyy....tinggal 2 setengah jam lagi kerja, abis itu pulang. Gek Ayu bikin bubur Bali. Yummy.....yummy.......So, menu makan malam nanti, bubur Bali+es teh daaaan........Ayank mau bawain duren! Ummm....Ummm......lengkaplah sudah kebahagiaanku nanti malam :) Sayangnya ga ada EXTRAvaganza yah malam kamis?! Kalo ada, waaaah....bener2 komplit...plit...plit.....
Ntar malem sebenarnya mau masak untuk makan malam, sudah janji sama AyaNk, tapi gara-gara ditawari Bubur Bali ma Gek Ayu, jadinya, masak untuk AyanK dipending sampe Sabtu aja (jangan marah na, yaNK?). Ah. paling juga Ayank bersyukur nda kumasakin makan malam, selamat lagi perutnya dari ancaman masakanku yang ........... :)
Ayo, dong. Cepat2 mi jam 5. Mau meka' pulang, makan malam, makan duren, dan ketemu Ayank. Horraaaaayyyyyy...........

Friday, January 12, 2007

CURHAT : Miiiii, Bantu Gueeeee........!

(Di suatu senja di musim hujan, lagi enak2nya tidur di bawah selimut yang hangat, tiba2 pintu kamar digedor kenceng. Gila! Makhluk mana yang berani membangunkan aku????? Bergegas aku buka pintu. Voilaa......Si Ninot. tanpa basa-basi dia menghambur masuk, duduk di tepi ranjangku, sesegukan ga keruan macam PSK keilangan langganan yang tajir. jelek banget. Tanpa intro dia nyerocos........)

Ninot : "Bantuin gue, Mi!"
Mima : "Bantu apa?"
Ninot : "Gue hamil!"
Mima : "Busyeeeet.........Nikah aja"
Ninot : "Sama siapa?"
Mima : "Maksud loe????"
Ninot : "Loe kan tau, gua jalan ma Abby, juga Neo"
Mima : "Dan loe ML sama keduanya??????'
Ninot : "Iye," jawabnya lirih. Pelan.
Mima : "Aduh, Noooot. Loe tu bego banget seeh........Loe tu gila tau ngga!" jawabku hopeless.
Ninot : "Yaaa.....gimana?????"
Mima : "Bodo!"
Ninot : "Mimaaaaa.....!!!!!! Loe jadi temen mbok ya care kek....apa kek....BT tau!"
Mima : "Tau deh! Lagian loe juga! Gimana coba mau tau siapa buapaknya! Gini, loe pastiin usia kandunghan loe berapa, trus loe inget2, siapa yang masukin loe sekitar tanggal itu"
Ninot : "Gue bingung, Mi"
Mima : "Karena?"
Ninot : "Tanggal 09 ini udah 5 minggu, 35 hari pas"
Mima : "trus?"
Ninot : "Itu artinya, yang jadi pas tanggal 06 Desember kemaren kan?"
Mima : "And then?"
Ninot : "Miiiii..........05 malem aku nginap di Apartment Abby, whole night long, sampe jam 10 pagi. trusis itu kita cabut ke bandara, gw nganterin Abby yang mo pergi business trip ke Mumbay. Abis itu, gw janjian ma Neo. Neo jemput gw di Airport, trus gw spend the day di apartment gw,"
Mima : "Gelo!" Dan loe ML juga ma Neo?"
Ninot : "Iye, Mi"
Mima : "Abis deh loe!"
Ninot : "So????"
Mima : "So apaan?"
Ninot : "Gw mesti gimana dooooong????"
(Gw bangkit dari sisi tempat tidurku, jalan ke arah pintu, buka, balik ke tempat tidur, narik tangan si Ninot ke arah pintu)
Mima : "Sori, gw bukan ga mau nolongin loe, tapi gw asli mumet denger cerita loe. Ga bijaksana kalo gw nyuruh loe aborsi, so, mending loe pulang deh daripada gw marain loe abis2an)
Ninot : "Miiii....please tolongin gw...."
Mima : "Pleaseeeee.........Gw jg bingung neeh. kasi gw waktu untuk mikir, ntar sore gw jemput loe," bujukku
(Akhirnya Ninot pulang. Gw langsung balik badan, nutup pintu dan terduduk gelisah. Lhaaa.....kalo Neo ternyata bapak dari orok di perut Ninot, yang bakal tanggung jawab ma kandungan gw siapa doooooong???????)
Gdubrak! Prang! Gue pingsan dengan sukses (plus mecahin vas yang ketendang)